My New Blog!
October 21, 2009Qory Sandrioriva, puteri Indonesia, dan Jilbab
October 15, 2009Nama Qory Sandrioriva mendadak terkenal. Namanya ada di halaman muka setiap media massa di Indonesia. atau paling tidak di halaman tempat gossip dan entertainment. Betapa tidak, ia terpilih menjadi puteri Indonesia. dan dengan itu, ia ‘berkesempatan’ menjadi miss universe.
Siapakah Qory Sandrioriva? Sebelum adanya pemilihan puteri Indonesia, tentu tak banyak orang yang mengenalnya.bahkan menurut pengakuannya, ajang puteri Indonesia ini adalah kontes kecantikan pertamanya.
Qory Sandrioriva berasal dari Nangroe Aceh Darussalam. Sebuah provinsi yang sering dijuluki serambi mekah. Di provinsi itu, syariat Islam diberlakukan, meski belum optimal. Termasuk kewajiban memakai jilbab. Menariknya, menurut pengakuan Qory, dirinya telah meminta ijin pada pemerintah Nangroe Aceh Darussalam untuk melepas jilbab demi mengikuti kontes Puteri Indonesia.
“Saya menanggalkan jilbab saya dengan izin dari Pemda Aceh. Semoga keputusan saya bisa diterima,” ujar Qori, Jumat (9/10/2009) malam.
Ucapan Qory itu menjawab pertanyaan pembawa acara Charles Bonar Sirait. Charles bertanya kepada Qory mengapa gadis kelahiran Jakarta 17 Agustus 1991 itu tidak berjilbab. Padahal sejak 2003, kontestan asal NAD selalu berbusana jilbab ketika mengikuti seleksi Puteri Indonesia.
(http://www.detikhot.com/read/2009/10/10/105951/1219007/230/puteri-indonesia-2009-berbohong-soal-jilbab)
wew, sebuah pernyataan yang terasa begitu ringannya diucapkan oleh seorang muslimah. Ulama maupun pemerintah Aceh telah membantah ucapan Qory mengenai izin dari Pemda Aceh. Siapa yang jujur dan siapa yang bohong, itu tanggung jawab masing-masing.
Qory Sandrioriva. Sesungguhnya jilbab itu adalah suatu kewajiban bagi seorang muslimah. Tak ada pertentangan dalam masalah ini. Jika seorang muslimah seperti anda, begitu ringannya mengatakan bahwa anda melepas jilbab –dimana itu merupakan suatu kewajiban- hanya demi sebuah kontes maksiat, maka tidakkah anda berpikir, bahwa anda pun akan meninggalkan kewajiban-kewajiban syariat yang lain demi dunia yang fana ini?
Memakai jilbab adalah kewajiban bagi seorang muslimah. Demikian juga shalat, puasa, zakat, dan lain sebagainya. Adakah anda akan meninggalkannya sebagaimana anda menanggalkan jilbab anda? Adakah anda hanya mengambil ayat-ayat yang anda sukai dan meninggalkan ayat-ayat yang lainnya?
Btw, anda ini bodoh atau idiot c? emang yang mewajibkan jilbab tuh Pemda ya?
YouTube Downloader
October 7, 2009Who does not know youtube? Youtube is the largest video site to date. We can see the video directly on youtube by visiting the site. There are thousands, even millions of videos on there. And fun, all can be viewed for free. No need to pay.
Onani, Haramkah?
October 3, 2009Onani (istimna’ ) adalah haram menurut pendapat yang paling kuat. Allah ta’ala telah berfirman ketika menyebutkan sifat-sifat orang yang beriman :
وَالّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَافِظُونَ * إِلاّ عَلَىَ أَزْوَاجِهِمْ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُمْ فَإِنّهُمْ غَيْرُ مَلُومِينَ
“Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak-budak yang mereka miliki, maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barangsiapa yang mencari di balik itu, maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas” [QS. Al-Mukminuun : 5-7].
Al-Hafidh Ibnu Katsir dalam Tafsirnya berkata :
وقد استدل الإمام الشافعي رحمه الله ومن وافقه على تحريم الاستمناء باليد بهذه الاَية الكريمة {والذين هم لفروجهم حافظون * إلا على أزواجهم أو ما ملكت أيمانهم} قال: فهذا الصنيع خارج عن هذين القسمين. , وقد قال الله تعالى: {فمن ابتغى وراء ذلك فأولئك هم العادون}
“Al-Imam Asy-Syafi’i rahimahullah dan orang-orang yang sejalan dengannya telah menggunakan ayat { والذين هم لفروجهم حافظون * إلا على أزواجهم أو ما ملكت أيمانهم } “Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak-budak yang mereka miliki” sebagai pengharaman onani dengan menggunakan tangan. Beliau juga mengatakan : ‘Pelaku perbuatan ini di luar dari kedua bagian tersebut. Dan Allah ta’ala telah berfirman : {فمن ابتغى وراء ذلك فأولئك هم العادون} “Barangsiapa yang mencari di balik itu, maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas”. [selesai]
Adapun perkataan Al-Imam Asy-Syafi’i rahimahullah yang dinukil Al-Hafidh Ibnu Katsir di atas terdapat dalam kitab Al-Umm (5/101 – Baabul-Istimnaa’ ) sebagai berikut :
فكان بينا في ذكر حفظهم لفروجهم إلا على أزواجهم أو ما ملكت أيمانهم تحريم ما سوى الأزواج وما ملكت الأيمان وبين أن الأزواج وملك اليمين من الآدميات دون البهائم ثم أكدها فقال عز وجل فمن ابتغى وراء ذلك فأولئك هم العادون فلا يحل العلم بالذكر إلا في الزوجة أو في ملك اليمين ولا يحل الاستمناء والله تعالى أعلم
“Dengan disebutkan keharusan memelihara kemaluan kecuali terhadap istri dan budak wanita yang mereka miliki, maka jelaslah keharaman selain istri dan budak. Istri dan budak jelas dari jenis manusia saja dan bukan dari binatang. Kemudian ditegaskan dengan firman Allah ’azza wa jalla : {فمن ابتغى وراء ذلك فأولئك هم العادون} “Barangsiapa yang mencari di balik itu, maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas”. Dengan demikian, tidak halal (haram) memainkan dzakar kecuali kepada istri dan budak. Maka, tidak halal (haram) pula perbuatan onani itu. Wallaahu a’lam”. [selesai].
Allah ta’ala telah berfirman :
وَلْيَسْتَعْفِفِ الّذِينَ لاَ يَجِدُونَ نِكَاحاً حَتّىَ يُغْنِيَهُمُ اللّهُ مِن فَضْلِهِ
“Dan orang-orang yang tidak mampu menikah, hendaklah menjaga kesucian dirinya sehingga Allah memampukan mereka dengan karunia-Nya” [QS. An-Nuur : 33].
Berkata Al-Kiya Al-Hirasi dalam Ahkaamul-Qur’an (4/314) : “Ayat ini merupakan dalil tentang keharaman onani”.
Dalam dua ayat di atas (QS. Al-Mukminun : 5-7 dan QS. An-Nuur : 33), Allah telah menentukan beberapa pilihan bagi seseorang yang ingin menjaga kemaluannya sekaligus menyalurkan syahwatnya sesuai dengan kehalalan syari’at; yaitu melalui :
- Menikah
- Menggauli budak yang dimilikinya. Jika seseorang tidak bisa/mampu untuk menempuh dua jalan tersebut, maka Allah telah mewajibkan kepadanya untuk tetap menjaga kesucian dirinya. Allah tidak memberikan pilihan ketiga bagi seseorang untuk melakukan onani. Jadi salah jika ada orang yang berpendapat bolehnya onani untuk menghindari zina. Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bahkan telah dengan tegas menjelaskan tentang maksud dan cara menjaga kesucian tersebut, sebagaimana sabdanya :
يا معشر الشباب من استطاع منكم الباءة فليتزوج فإنه أغض للبصر وأحصن للفرج ومن لم يستطع فعليه بالصوم فإنه له وجاء
“Wahai sekalian pemuda, barangsiapa yang telah mampu menikah, hendaklah ia menikah karena hal itu lebih dapat menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan. Dan barangsiapa yang belum mampu untuk itu, maka hendaklah ia berpuasa, karena puasa itu adalah perisai baginya (yang akan membentengi dirinya dari hawa nafsu/syahwat – Abul-Jauzaa’)” [HR. Bukhari no. 4778 dan Muslim no. 1400; dan lafadh ini adalah lafadh Muslim].
Beliau shallallaahu ‘alaihi wasallam telah memberikan alternatif bagi orang yang belum mampu menikah untuk berpuasa. Dan memang,… benarlah apa yang beliau katakan karena dengan berpuasa segala gelora syahwat dapat ditekan seiring dengan berkurangnya kekuatan tubuh akibat berpuasa. Dengan berpuasa, kita pun dituntut untuk lebih “menjaga diri” dibandingkan saat tidak berpuasa.
Asy-Syaikh Al-Muhaddits Muhammad Nashiruddin Al-Albani berkata dalam Tamaamul-Minnah fit-Ta’liq ‘alaa Fiqhis-Sunnah (halaman 401-402) :
ولا نقول بجوازه لمن خاف الوقوع في الزنا ، إلا إذا استعمل الطب النبوي ، وهو قوله صلى الله عليه وسلم للشباب في الحديث المعروف الآمر لهم بالزواج : ” فمن لم يستطع فعليه بالصوم ، فإنه له وجاء ” . ولذنك فإننا ننكر أشد الانكار على الذين يفتون الشباب بجوازه خشية الزنا ، دون أن يأمروهم بهذا الطب النبوي الكريم .
“Dan kami tidak berpendapat bolehnya melakukan onani bagi yang takut terjerumus ke dalam perbuatan zina. Kecuali bila telah menggunakan pengobatan ala Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam yaitu sabda beliau kepada para pemuda agar menikah : {فمن لم يستطع فعليه بالصوم فإنه له وجاء} “Maka barangsiapa yang belum mampu, maka hendaklah ia berpuasa karena puasa itu adalah perisai baginya”. Karena itu kami sangat menentang fatwa yang membolehkan onani bagi pemuda yang khawatir jatuh dalam perbuatan zina tanpa menyuruhnya menggunakan pengobatan dari Nabi yang mulia ini” [selesai].
Sebagai penguat keharaman hukum onani, maka camkanlah sabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam berikut :
إن الله كتب على بن آدم حظه من الزنى أدرك ذلك لا محالة فزنى العينين النظر وزنى اللسان النطق والنفس تمنى وتشتهى والفرج يصدق ذلك أو يكذبه
“Telah ditetapkan bagi setiap anak Adam bagiannya dari perbuatan zina, yang tidak memungkinkan baginya untuk terbebas dari semua bagian itu. Maka, zina kedua mata adalah memandang (hal-hal yang diharamkan), zina kedua telinga adalah mendengar (hal-hal yang diharamkan), zina lisan adalah berbicara (hal-hal yang diharamkan), zina tangan adalah menyentuh (hal-hal yang diharamkan), zina kaki adalah melangkah (kepada hal-hal yang diharamkan), dan hati itu memiliki keinginan dan angan-angan (untuk berzina), maka kemaluanlah yang akan membenarkannya atau mendustakannya” [HR. Muslim no. 2657].
Bagaimana Cara Menghilangkannya ?
- Menikah bagi yang telah mampu.
- Berpuasa.
- Menundukkan pandangan, sebagaimana firman Allah ta’ala :
قُلْ لّلْمُؤْمِنِينَ يَغُضّواْ مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُواْ فُرُوجَهُمْ ذَلِكَ أَزْكَىَ لَهُمْ إِنّ اللّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ. وَقُل لّلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنّ…….
“Katakanlah kepada laki-laki yang beriman : Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar apa yang mereka perbuat. Katakanlah kepada wanita yang beriman : Hendaklah mereka menahannya….” [QS. An-Nuur : 30-31].
Tidak bisa dipungkiri bahwa syahwat yang merusak itu kebanyakan berawal dari mengikuti semua pandangan yang nampak di depan mata.
- Jauhi televisi dan media-media hiburan merusak lainnya !!
Wallaahi !! dekadensi moral para pemuda kita salah satunya bersumber pada televisi. Lebih dari 90% acara televisi saat tidak bisa lepas dari kemaksiatan. Jikalau kita melihat televisi, minimal kita pasti melihat wanita yang tidak berjilbab syar’i lagi ber-tabarruj. Bukankah itu sumber penyakit syahwat yang utama ? Belum lagi ditambah acara-acara sinetron murahan, adegan cinta yang memuakkan lagi penuh kepura-puraan, musik, dan yang lainnya yang tidak menambah sedikitpun kecuali noda hitam di dalam hati.
-
Mencari teman yang baik lagi shalih.
Allah telah berfirman tentang penyesalan seorang hamba di akhirat akibat pergaulan buruk yang ia lakukan semasa hidup di dunia :
يَوَيْلَتَا لَيْتَنِي لَمْ أَتّخِذْ فُلاَناً خَلِيلاً * لّقَدْ أَضَلّنِي عَنِ الذّكْرِ بَعْدَ إِذْ جَآءَنِي وَكَانَ الشّيْطَانُ لِلإِنْسَانِ خَذُولاً
“Kecelakaan besarlah bagiku kiranya aku (dulu) tidak menjadikan si Fulan itu teman akrabku. Sesungguhnya dia telah menyesatkan aku dari Al-Qur’an, sesudah Al-Qur’an itu datang kepadaku. Dan adalah setan itu tidak mau menolong manusia” [QS. Al-Furqaan : 28-29].
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam telah bersabda :
الرجل على دين خليله فلينظر أحدكم من يخالل
“Seseorang itu menurut agama teman dekatnya. Maka hendaklah salah seorang diantara kamu melihat pada siapa yang ia akan jadikan teman” [HR. Tirmidzi no. 2378. Berkata At-Timidzi : Hadits hasan gharib. Dihasankan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Shahih Sunan At-Tirmidzi 2/554].
Usaha memperbaiki diri harus diimbangi dengan menjaga untuk tetap berada di lingkungan yang baik pula. Termasuk dalam hal berteman. Teman sangat berpengaruh pada diri kita. Tabiat manusia membuktikan bahwa ia lebih cepat terpengaruhi oleh kejelekan daripada kebaikan. Hindari teman yang buruk dan dekati teman yang shalih dan berakhlaq mulia.
-
Sibukkan dengan hal-hal yang bermanfaat seperti : membaca dan mengkaji buku-buku bermanfaat, berdiskusi, silaturahim atau ziarah kepada keluarga/teman, mengikuti ta’lim dan kegiatan-kegiatan keagamaan, berolah raga, dan lainnya yang dengan itu pikiran dan jiwa kita teralihkan pada kondisi dan kebiasaan yang positif.
-
Jauhi tempat-tempat maksiat seperti bioskop, tempat-tempat “mejeng”, dan lainnya. Selain itu, janganlah kita pergi ke fasilitas-fasilitas umum (pasar, mall, terminal, dan lainnya) kecuali bila memang benar-benar ada keperluan di tempat tersebut. Jauhi pula duduk-duduk di pinggir jalan. Semua itu adalah usaha menjaga mata dan telinga kita dari kemaksiatan.
Allah ta’ala telah berfirman :
قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ذَلِكَ أَزْكَى لَهُمْ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُون * وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ
Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat” [QS. An-Nuur : 31-32].
-
Jangan banyak menyendiri kecuali untuk ketaatan.
-
Menjauhi sikap peremehan terhadap dosa kecil. Seringkali kita beranggapan bahwa onani dan perbuatan-perbuatan yang mengantarkan pada hal itu adalah hanya sekedar dosa kecil saja. Adapun dosa besar adalah jika kita benar-benar melakukan zina dengan kemaluan kita. Sikap ini adalah salah. Ingatlah ya ikhwah akan firman Allah ta’ala :
وَنَضَعُ الْمَوَازِينَ الْقِسْطَ لِيَوْمِ الْقِيَامَةِ فَلا تُظْلَمُ نَفْسٌ شَيْئًا وَإِنْ كَانَ مِثْقَالَ حَبَّةٍ مِنْ خَرْدَلٍ أَتَيْنَا بِهَا وَكَفَى بِنَا حَاسِبِينَ
”Kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari kiamat, maka tiadalah dirugikan seseorang barang sedikit pun. Dan jika (amalan itu) hanya seberat biji sawi pun pasti Kami mendatangkan (pahala) nya. Dan cukuplah Kami sebagai Pembuat perhitungan” [QS. Al-Anbiyaa’ : 47].
Juga sabda Rasulullah shallallaahu ’alaihi wasallam :
إياكم ومحقرات الذنوب كقوم نزلوا في بطن واد فجاء ذا بعود وجاء ذا بعود حتى انضجوا خبزتهم وإن محقرات الذنوب متى يؤخذ بها صاحبها تهلكه
”Jauhilah oleh kalian dosa-dosa kecil. (Karena perumpamaan hal tersebut adalah) seperti satu kaum yang singgah di satu lembah, lalu datanglah seseorang demi seorang membawa kayu sehingga masaklah roti mereka dengan itu. Sesungguhnya dosa-dosa kecil itu ketika akan diambil pemiliknya, maka ia akan membinasakannya” [HR. Ahmad 5/331 no. 22860. Dishahihkan oleh As-Syaikh Al-Albani dalam Ash-Shahiihah no. 389].
Dosa-dosa kecil jika diremehkan, maka ia akan menumpuk menjadi dosa besar hingga akhirnya membinasakan pelakunya kelak di hari perhitungan.
-
Terakhir, dan ini yang paling utama yang merangkum poin-poin sebelumnya : Semakin mendekatlah kepada Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, dan menjauhi semua larangan-Nya. Kita tumbuhkan rasa cinta terhadap Tauhidullah dan Sunnah Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam. Sebaliknya, kita tumbuhkan rasa kebencian kepada syirik, bid’ah, dan maksiat. Haraplah surga dan kenikmatannya kelak di akhirat sebagai balasan dari setiap amal ketaatan, dan takutlah kepada ancaman siksa yang akan diterima bagi setiap amal kemaksiatan. Jangan lupa berdoa kepada Allah agar Dia selalu menjaga kita untuk keistiqamahan di jalan-Nya yang lurus. Semoga Allah memudahkannya untuk itu….. amien.
Abul-Jauzaa’ Al-Atsary
http://abul-jauzaa.blogspot.com/2008/06/hukum-onani-mastubasi-istimnaa.html
debt management
October 1, 2009many people experience financial difficulties at the moment. Especially after the global economic crisis. Many large companies are forced to reduce their workers. As a result, a lot happened unemployment.
The current global economic crisis is very influential on the financial condition of the community. Communities experiencing financial difficulties. In fact, they need money to live this life. One solution that can help them overcome the difficulties of this life is to take the debt.
However, in taking the debt, people should think about it seriously. Even if necessary consult with experts.
Debt management counseling is needed in this case. As an illustration, debt management counseling can help you to talk down the interest rate. They also Can Help You Stay Out of Bankruptcy. they can Help You Consolidate Your Payments Into One Monthly Payment. then, A Debt Management Program Can Bring Your Delinquent Accounts Current. The Debt Management Programs also Help End Harassing Creditor Calls.
there are still many more benefits to be derived from debt management counseling, like they will evaluate and counsel you about your current financial situation.
MRSA atau methicillin-resistant Staphylococcus aureus
October 1, 2009Chicago,, Sebelum terkena virus MRSA, Tanya adalah seorang koki profesional yang sangat menikmati hidupnya. Hidupnya berubah 180 derajat pada Maret 2007 ketika Tanya yang berusia 30-an tahun meregang nyawa melawan MRSA.
Awalnya, Tanya sedang memotong seledri dan tanpa sengaja jarinya terluka. Saat itu Tanya berpikir kecelakaan kecil itu adalah hal biasa, dia hanya membersihkan luka dengan alkohol dan memplesternya dan kemudian bekerja lagi.
Keanehan terjadi setelah beberapa jam, saat mengangkat panci dirinya merasakan nyeri yang teramat sangat. Sembilan jam kemudian rasa sakit itu semakin parah dan dia memutuskan ke rumah sakit. Saat di rumah sakit Tanya diberi pil dan oleh dokter diminta istirahat di rumah. Tapi malam hari suhunya melonjak tinggi dia merasakan ada yang tidak beres dari luka kecil saat memotong seledri. Ternyata bakteri MRSA telah masuk dan bergerak cepat menggerogoti dagingnya.
Dalam waktu 60 jam jarinya habis dimakan bakteri. Tanya tertular bakteri pemakan daging dan 9 dokter harus bekerja mati-matian untuk menyelamatkan hidupnya. Para dokter menyaksikan bagaimana bakteri mematikan itu melompat dari lengan ke dadanya tepat di depan mata mereka.
Dokter mengamputasi lengan dan bahu kanan, tapi kemudian menyadari bakteri itu telah menyebar ke payudara kanan. Dokter bedah memutuskan untuk melakukan pengangkatan penuh karena itu adalah satu-satunya cara untuk menyelamatkan hidup Tanya.
Beruntung Tanya masih bisa hidup meski dokter harus mengoperasi 9 kilogram daging dan otot untuk membersihkan tubuh dari bakteri. Kini yang tersisa di tubuh Tanya tidak lebih dari lapisan tipis kulit untuk melindungi tulang rusuknya dan paru kanan.
“Bahkan cocokan peniti bisa langsung ke paru-paru dan aku bisa mati,” kata Tanya memperlihatkan rangka tulangnya seperti dikutip dari doctoroz.com, Kamis (1/10/2009).
Penyakit MRSA masih terdengar asing di telinga masyarakat Indonesia. Tapi di AS, sudah menyebabkan 19.000 orang meninggal karena terinfeksi bakteri ini. Seperti apa penyakit MRSA?
MRSA atau methicillin-resistant Staphylococcus aureus adalah salah satu tipe bakteri Staphylococcus yang ditemukan pada kulit dan hidung yang kebal terhadap antibiotik.
Setiap tahunnya lebih dari 90.000 warga Amerika Serikat berpotensi terinfeksi bakteri ini. Jumlah kematian akibat infeksi bakteri MRSA lebih banyak dibandingkan dengan angka kematian akibat AIDS.
Saat ini diketahui ada dua tipe dari MRSA seperti dikutip dari Stopmrsanow, Kamis (1/10/2009), yaitu: Healthcare-Associated (HA-MRSA) yang biasanya ditemukan di rumah sakit dan tempat-tempat kesehatan lainnya. Serta Community-Associated (CA-MRSA) yang baru-baru ini ditemukan penyebarannya pada tempat-tempat umum seperti tempat fitnes, tempat penyimpanan barang (loker), sekolah dan perabotan rumah tangga.
Bakteri MRSA biasanya menginfeksi orang atau anak-anak yang memiliki daya tahan tubuh yang lemah, jika daya tahan tubuhnya tinggi tidak akan menimbulkan gejala apapun. Bakteri yang dibawa oleh orang tersebut bisa berpindah ke orang lain dan menyebar dengan mudah melalui kontak kulit dan menyentuh barang yang sudah terkontaminasi.
MRSA sama seperti bakteri Staphylococcus lainnya, yang terlihat seperti infeksi kulit, jerawat, ruam, bisul atau gigitan laba-laba.
Infeksi ini biasanya menyakitan, merah dan bengkak. Infeksi ini bisa dengan cepat masuk ke dalam, menimbulkan bengkak yang menyakitkan. Bakteri ini dapat menembus ke dalam tubuh sehingga berpotensi menyebabkan infeksi pada tulang, sendi, luka bedah, aliran darah, jantung dan paru-paru yang bisa mengancam jiwa.
Infeksi MRSA lebih sering menyebar di masyarakat, bahkan diantara anak-anak dan orang dewasa yang sehat sekalipun. Karena bakteri ini bisa menyebar dalam jarak yang dekat.
Untuk itu ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah terinfeksi bakteri MRSA ini, yaitu:
- Cuci tangan sesering mungkin dengan sabun dan air hangat minimal selama 15 detik atau menggunakan pembersih tangan yang mengandung alkohol.
- Tutup luka pada kulit dengan perban yang bersih sampai sembuh.
- Jangan berbagi barang pribadi dengan orang lain, terutama barang yang berhubungan dengan kontak kulit seperti handuk atau pisau cukur.
- Cuci barang dengan menggunakan desinfektan (1 sendok makan desinfektan dilarutkan dalam 1 liter air). Pastikan menggunakan kain yang bersih untuk menyekanya.
Jika Anda berpikir bahwa Anda atau siapa pun dalam keluarga memiliki kemungkinan terinfeksi MRSA, segera hubungi ahli kesehatan. Terutama jika infeksi besar, menyakitkan, hangat jika disentuh atau tidak sembuh-sembuh dengan sendirinya.
Pearls
October 1, 2009Magic Box, Again…
September 25, 2009Television is a unique item. On the one hand, television is a primary necessities. But on the other hand, television can be a bad influence on human morality. Through television, we can easily obtain useful information. But if not selective, can be obtained information from television can be misleading.
One way that can be done to prevent the negative influence of television is through subscription television. Why? Because of the existence of direct television, we can easily choose the appropriate channel for our needs. Direct tv channels can be adjusted to the needs of our families. So as to prevent our children see the spectacle that is not in accordance with their age.
In addition, direct-TV provider DirecTV also provides service. This is very help us in resolving problems associated with directv service. This course helps us. We can ask the DirecTV service about anything related to direct tv. For example about the package which according to our needs.
Hopefully this information useful.
Bayi Jago Renang
September 15, 2009China – Entah patut diacungi jempol atau harus dikasihani. Sejak berusia 4 bulan, bayi asal China ini telah diajari berenang. Hasilnya, kini dalam usia 21 bulan, Xiao Xingwa, akan menggelar debut perdananya sebagai perenang profesional.
“Xingwa sangat suka dengan air dan dapat melakukan berbagai aksi di air. Ia merasa air seperti rumahnya sendiri hingga terkadang ia sampai tertidur di kolam,” ujar kakek Xingwa, Wang, seperti dilansir Ananova.
Xingwa hidup bersama kakeknya di daerah Pantai. Orang tuanya tengah berada di Prancis untuk bekerja. Sejak berusia 4 bulan, Wang telah mengajari bayi itu berenang.
Pada awalnya, sang kakek melatihnya di laut yang dipercayanya juga baik bagi perkembangan sang cucu. Namun hal itu tidak berlangsung lama, sebab banyak orang yang menduganya melakukan tindak kekerasan terhadap Xingwa. Bahkan, ia sempat dilaporkan ke polisi.
“Akhirnya putri saya mengirimkan satu set peralatan kolam renang rumah yang dapat saya buat di ruang istirahat. Sehingga sekarang ia dapat berenang setiap hari,” jelas Wang.
Xinwang kini telah menjadi perenang profesional di China. Rabu (9/9), ia akan memperlihatkan kehebatannya di depan umum di resort laut Dongshan. Tiket penampilan perdananya itu telah habis terjual.
Posted by bayu200687
Posted by bayu200687
Posted by bayu200687 



