Sampah Segala Sumpahmaka ketika kuucapkan selamat tinggal, padamu kutanggalkan helaihelai rambut yang memutih. bukan melati, bukan arca malaikat tanpa hati atau kecupan sebilah belati. akulah manusia.
Sementara ditiaptiap tembok persimpangan, graffiti nama kita terukir begitu saja. entah siapa yang teriak, tibatiba serentak semua bergejolak. meski akhirnya cuma kita yang setia pada derik gerobak. sampah segala sumpah.
kemana lagi melarikan mimpi. mata, hari, hati terlalu gersang. tongtong sampah penuh deretan usang catatan pelajaran anakanak kecil bertema keadilan. Entah apa yang makna. Toh buku harian selalu sejelaga tungku batu bara. Mungkin kita yang masih enggan mengerti, menggali airmata di padang kurusetra masih terlalu tanpaarti.
hanya andai mungkin masih kita punya. tentang esok, apalagi bulan depan, sungguh aku tak tahu. Hari ini lilin belum habis membakar diri. Nanti malam, kita bangun lagi mimpimimpi. Sambil menghancurkan mimpi yang kemarin lusa tak habis kita tangisi.
tapi……. aku pergi dulu. Jangan menunggudanmencari bila senja aku tak kembali. tidur, dan jelmakan mimpi kita esok hari. atau mungkin seabad lagi!
puisi ini aku tulis saat aku masih SMA. saat itu, entah bagaimana, ada energi yang meluap2 dan aq menghabiskan waktunya menulis sampah-sampah semacam ini. Sampah segala Sumpah.
tentu saja ketika aku menulis judul tersebut, aku tak bermaksud menggeneralisir semua sumpah. seperti kata orang bijak : ’saat aku menulis puisi ini, hanya aku dan Tuhan yang tahu maknanya; sekarang, hanya Tuhan yang tahu…’
ya, aku sudah lupa kenapa aku menulis ini. hanya saja, ketika media massa ramai memberitakan kampanye, tentunya dg janji paling mesti, maka aq tergerak mem-publish puisi ini.
entahlah, semoga puisi itu hanya sekedar ironi dan angan retak semata.




July 10, 2009 at 1:05 am |
apa kau mendengar apa yang kudengar?
Sepertinya aku pernah mendengar apa yang kau senandungkan..
Yah ini adalah Lagu yang selama ini kami teriakkan..yang tak pernah kau gubris,,
tapi akhir-akhir ini sepertinya senantiasa kau nyanyikan…
July 10, 2009 at 1:17 am |
hmm, i dont know what do you talk about…really…
July 11, 2009 at 1:03 pm |
kagem pak kale bu yang waktu tu laghi kampanye..^^
get what I mean