<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: EUTHANASIA</title>
	<atom:link href="http://celotehbayu200687.wordpress.com/2009/05/18/euthanasia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://celotehbayu200687.wordpress.com/2009/05/18/euthanasia/</link>
	<description>To die after some one let you live, that’s only what weaklings do!</description>
	<lastBuildDate>Thu, 10 Dec 2009 03:27:14 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: shofiyah</title>
		<link>http://celotehbayu200687.wordpress.com/2009/05/18/euthanasia/comment-page-3/#comment-1011</link>
		<dc:creator>shofiyah</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jun 2009 03:35:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://celotehbayu200687.wordpress.com/?p=497#comment-1011</guid>
		<description>Ada apa toh??

*penasarannya kumat*

*syafaki(ka)llah ajah lah*



&lt;blockquote&gt;hmm, ada apa ya..?&lt;/blockquote&gt;


</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ada apa toh??</p>
<p>*penasarannya kumat*</p>
<p>*syafaki(ka)llah ajah lah*</p>
<blockquote><p>hmm, ada apa ya..?</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rismaka</title>
		<link>http://celotehbayu200687.wordpress.com/2009/05/18/euthanasia/comment-page-2/#comment-1001</link>
		<dc:creator>rismaka</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2009 02:51:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://celotehbayu200687.wordpress.com/?p=497#comment-1001</guid>
		<description>Entah kenapa penghayatanku akan tulisan2mu makin memudar bro. Entahlah apa yg menyebabkannya. Apakah diriku yang mulai tumpul hatinya, ataukah tulisan2mu yang makin terstruktur jelas :)


&lt;blockquote&gt;
entahlah bro...
banyak sekali yang menyita pikiran saat ini...
mungkin tulisan2 yg terlahir ini, adalah seperti buah busuk yang terjatuh dari pohon yang tak pernah dirawat...&lt;/blockquote&gt;



BTW dia udah sadar/siuman kemarin.. semoga saja dia cepat sembuh. Terima kasih atas doanya bro..



&lt;blockquote&gt;alhamdulillah..
miris banget baca sms itu...&lt;/blockquote&gt;



</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Entah kenapa penghayatanku akan tulisan2mu makin memudar bro. Entahlah apa yg menyebabkannya. Apakah diriku yang mulai tumpul hatinya, ataukah tulisan2mu yang makin terstruktur jelas <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<blockquote><p>
entahlah bro&#8230;<br />
banyak sekali yang menyita pikiran saat ini&#8230;<br />
mungkin tulisan2 yg terlahir ini, adalah seperti buah busuk yang terjatuh dari pohon yang tak pernah dirawat&#8230;</p></blockquote>
<p>BTW dia udah sadar/siuman kemarin.. semoga saja dia cepat sembuh. Terima kasih atas doanya bro..</p>
<blockquote><p>alhamdulillah..<br />
miris banget baca sms itu&#8230;</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Shofiy</title>
		<link>http://celotehbayu200687.wordpress.com/2009/05/18/euthanasia/comment-page-2/#comment-997</link>
		<dc:creator>Shofiy</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 22:22:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://celotehbayu200687.wordpress.com/?p=497#comment-997</guid>
		<description>Eh &quot;kamu&quot; &quot;aku&quot; dan &quot;kita&quot; itu makna majasi d tlsn itu loh
Solusinya:
Lah kuwi an smpe kini g pnh nemu solusi kl bc filsafat..,mkny g sh bc ae ta..,
Hehe
*Glodak*
*pingsan*</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Eh &#8220;kamu&#8221; &#8220;aku&#8221; dan &#8220;kita&#8221; itu makna majasi d tlsn itu loh<br />
Solusinya:<br />
Lah kuwi an smpe kini g pnh nemu solusi kl bc filsafat..,mkny g sh bc ae ta..,<br />
Hehe<br />
*Glodak*<br />
*pingsan*</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: jiwakelana</title>
		<link>http://celotehbayu200687.wordpress.com/2009/05/18/euthanasia/comment-page-2/#comment-995</link>
		<dc:creator>jiwakelana</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2009 02:33:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://celotehbayu200687.wordpress.com/?p=497#comment-995</guid>
		<description>Tetap berserah diri pada sang Khalik.., Biarkan Takdir berjalan sesuai kehendakNYA.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tetap berserah diri pada sang Khalik.., Biarkan Takdir berjalan sesuai kehendakNYA.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: achoey</title>
		<link>http://celotehbayu200687.wordpress.com/2009/05/18/euthanasia/comment-page-2/#comment-994</link>
		<dc:creator>achoey</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2009 15:37:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://celotehbayu200687.wordpress.com/?p=497#comment-994</guid>
		<description>dahsyat sahabat :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>dahsyat sahabat <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: racheedus</title>
		<link>http://celotehbayu200687.wordpress.com/2009/05/18/euthanasia/comment-page-2/#comment-993</link>
		<dc:creator>racheedus</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 May 2009 08:49:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://celotehbayu200687.wordpress.com/?p=497#comment-993</guid>
		<description>Betapapun mirisnya negeri ini, tetap kita harus tetap menanam optimisme dan menyiraminya selalu.


&lt;blockquote&gt;
yup, tetap optimis. betapapun selalu ada harapan. matahari selalu baru. setiap pagi!&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Betapapun mirisnya negeri ini, tetap kita harus tetap menanam optimisme dan menyiraminya selalu.</p>
<blockquote><p>
yup, tetap optimis. betapapun selalu ada harapan. matahari selalu baru. setiap pagi!</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: shofiyah</title>
		<link>http://celotehbayu200687.wordpress.com/2009/05/18/euthanasia/comment-page-2/#comment-991</link>
		<dc:creator>shofiyah</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 May 2009 22:42:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://celotehbayu200687.wordpress.com/?p=497#comment-991</guid>
		<description>hmmmm...,
wah jujur pertama kali membacanya hanya bisa terdiam seakan semuanya 
itu hendak ditujukan untuk mengolok-olok seseorang yang kukenal or  setidaknya dulu aku mengira mengenalnya...
&lt;em&gt;(sapa yah? sambil lihat cermin)&lt;/em&gt;
ada marah yang tak bisa kulukiskan bukan hanya karena isinya tapi  penuturnya itu loh yang kuanggap orang yang sudah tahu...,
lalu aku sadar oleh perkataan seseorang bahwa dari 200juta lebih manusia di Indonesia pasti ada yang punya minat dan pernah membaca  sesuatu yang sama &lt;em&gt;(masih meyakinkan diri yang diceritakan itu bukan yang kukenal..,) &lt;/em&gt; bedanya yang satu ingin mengubur dan memasukkan ke dalam kotak pendora yang lain lagi lebih memilih  mengungkapkan dengan  bahasa majasi..

Jujur sampe takjub membaca semua kalimat disini terlihat penulis lama juga berkutat dengan mutos, logos dan konsep-konsep filsafat itu mulai konsep manusia super,relatvisme, amor fati...,kant ke nietzche socrates lalu derrida



&lt;blockquote&gt;&quot;Bahwasanya, selokan busuk ialah manusia. Orang harus menjadi laut,
menerima selokan busuk tanpa menjadi najis.&quot;
&lt;/blockquote&gt;


lalu pergi ke konsep terjadinya konstitusi  &lt;em&gt;(duehh yang baru dapat KWN)&lt;/em&gt; homo homini lupus berarti manusia adalah serigala bagi sesamanya..,Yah aku juga bertanya-tanya kapan akan muncul kembali homo sacrares homini.

Bukan hanya itu cerita pewayangan juga dimasukkan, tentang bisma dan padang kurusetra.., kecintaan bisma terhadap lingkungan dan negerinya..,ahh tapi bisma tumbang di tangan srikandi yang tersurupi dewi amba..aku lebih terhipnotis  oleh cerita al khansa dan keluarga imran yang menguras persediaan air mataku dulu...padahal masih ga terima waktu lihat mahabarata dulu bisma kok bisa di pihak kurawa dan gugur kena panah..,Dan tidak mengagetkan ternyata berminat pula dengan kang cril (nama kecil chairil) dan pak tarji.., Wahhh… 

Walaupun ada juga atau lebih tepatnya banyak yang tak aku setujui seperti konsep Sophia &lt;em&gt;kebijaksanaan&lt;/em&gt; dan idealisme??? Waoww masih aku pandang sosok kamu adalah manifesto diri penulis sendiri.., mulanya aku semacam senada dengan pikiran bapak yang 
di atas.., tapi jika boleh hendak menafsirkan dengan pemikiranku sendiri ini juga sepertinya tidak melulu tentang Indonesia tapi juga diri penulis yang hendak mencari angst..,  (rasa takut tak berobyek..,), memasangkan kamu aku dan kita hingga dapat beriringan dan sejalan menunju tujuan..,aha ha ha itu juga mimpiku..,tapi kok aku belum lihat solusi tuk penuhi mimpi itu??disini.....


&lt;blockquote&gt;
whuaaah, opo iki...?
wokeh sist, jadi gimana solusinya?&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hmmmm&#8230;,<br />
wah jujur pertama kali membacanya hanya bisa terdiam seakan semuanya<br />
itu hendak ditujukan untuk mengolok-olok seseorang yang kukenal or  setidaknya dulu aku mengira mengenalnya&#8230;<br />
<em>(sapa yah? sambil lihat cermin)</em><br />
ada marah yang tak bisa kulukiskan bukan hanya karena isinya tapi  penuturnya itu loh yang kuanggap orang yang sudah tahu&#8230;,<br />
lalu aku sadar oleh perkataan seseorang bahwa dari 200juta lebih manusia di Indonesia pasti ada yang punya minat dan pernah membaca  sesuatu yang sama <em>(masih meyakinkan diri yang diceritakan itu bukan yang kukenal..,) </em> bedanya yang satu ingin mengubur dan memasukkan ke dalam kotak pendora yang lain lagi lebih memilih  mengungkapkan dengan  bahasa majasi..</p>
<p>Jujur sampe takjub membaca semua kalimat disini terlihat penulis lama juga berkutat dengan mutos, logos dan konsep-konsep filsafat itu mulai konsep manusia super,relatvisme, amor fati&#8230;,kant ke nietzche socrates lalu derrida</p>
<blockquote><p>&#8220;Bahwasanya, selokan busuk ialah manusia. Orang harus menjadi laut,<br />
menerima selokan busuk tanpa menjadi najis.&#8221;
</p></blockquote>
<p>lalu pergi ke konsep terjadinya konstitusi  <em>(duehh yang baru dapat KWN)</em> homo homini lupus berarti manusia adalah serigala bagi sesamanya..,Yah aku juga bertanya-tanya kapan akan muncul kembali homo sacrares homini.</p>
<p>Bukan hanya itu cerita pewayangan juga dimasukkan, tentang bisma dan padang kurusetra.., kecintaan bisma terhadap lingkungan dan negerinya..,ahh tapi bisma tumbang di tangan srikandi yang tersurupi dewi amba..aku lebih terhipnotis  oleh cerita al khansa dan keluarga imran yang menguras persediaan air mataku dulu&#8230;padahal masih ga terima waktu lihat mahabarata dulu bisma kok bisa di pihak kurawa dan gugur kena panah..,Dan tidak mengagetkan ternyata berminat pula dengan kang cril (nama kecil chairil) dan pak tarji.., Wahhh… </p>
<p>Walaupun ada juga atau lebih tepatnya banyak yang tak aku setujui seperti konsep Sophia <em>kebijaksanaan</em> dan idealisme??? Waoww masih aku pandang sosok kamu adalah manifesto diri penulis sendiri.., mulanya aku semacam senada dengan pikiran bapak yang<br />
di atas.., tapi jika boleh hendak menafsirkan dengan pemikiranku sendiri ini juga sepertinya tidak melulu tentang Indonesia tapi juga diri penulis yang hendak mencari angst..,  (rasa takut tak berobyek..,), memasangkan kamu aku dan kita hingga dapat beriringan dan sejalan menunju tujuan..,aha ha ha itu juga mimpiku..,tapi kok aku belum lihat solusi tuk penuhi mimpi itu??disini&#8230;..</p>
<blockquote><p>
whuaaah, opo iki&#8230;?<br />
wokeh sist, jadi gimana solusinya?</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: habib</title>
		<link>http://celotehbayu200687.wordpress.com/2009/05/18/euthanasia/comment-page-2/#comment-990</link>
		<dc:creator>habib</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 May 2009 03:20:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://celotehbayu200687.wordpress.com/?p=497#comment-990</guid>
		<description>artikelnya menarik mas bayu..
trimakasih telah berbagi..



&lt;blockquote&gt;sama2 ^_^&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>artikelnya menarik mas bayu..<br />
trimakasih telah berbagi..</p>
<blockquote><p>sama2 ^_^</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Sawali Tuhusetya</title>
		<link>http://celotehbayu200687.wordpress.com/2009/05/18/euthanasia/comment-page-2/#comment-988</link>
		<dc:creator>Sawali Tuhusetya</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 May 2009 18:45:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://celotehbayu200687.wordpress.com/?p=497#comment-988</guid>
		<description>narasi yang bagus dan mantab, mas bayu. kalau boleh menafsirkan, mungkin euthanasia yang dimaksud dalam konteks ini bukan makna harfiah semata, namun bisa juga dikaitkan dalam konteks dinamika hidup berbangsa dan bernegara yang (nyaris) hanya jalan di tempat, bahkan mengalami set-back, setelah lebih dari satu dasawarsa mengalami proses reformasi. haruskah euthanasia itu dilakukan?



&lt;blockquote&gt;yup. kegelisahan yg tak kunjung padam, bahkan makin menyala terang.
Mahatma Gandhi, ketika ditanya kenapa selalu menggunakan kereta api kelas 3 –setara kelas ekonomi- menjawab : ‘karena tak ada kereta kelas 4’. Yusril pernah mengeluh bahwa gajinya sebagai menteri yang senilai 19 juta –sementara ada rakyat yang hanya makan sekali sehari- merasa dirinya di eksploitasi.

Terlihat jelas nama siapa yang kelak abadi, dan nama siapa yang makin tak berarti. Terlihat mana yang menggunakan pedoman ‘homo sacrares homini’ dan mana yang menggunakan ‘homo homini lupus’.

Mengagumkan sekaligus miris melihat kondisi negeri ini. Namun lebih miris lagi ketika melihat penduduk negeri ini tak miris melihat kondisi negerinya sendiri.&lt;/blockquote&gt;


</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>narasi yang bagus dan mantab, mas bayu. kalau boleh menafsirkan, mungkin euthanasia yang dimaksud dalam konteks ini bukan makna harfiah semata, namun bisa juga dikaitkan dalam konteks dinamika hidup berbangsa dan bernegara yang (nyaris) hanya jalan di tempat, bahkan mengalami set-back, setelah lebih dari satu dasawarsa mengalami proses reformasi. haruskah euthanasia itu dilakukan?</p>
<blockquote><p>yup. kegelisahan yg tak kunjung padam, bahkan makin menyala terang.<br />
Mahatma Gandhi, ketika ditanya kenapa selalu menggunakan kereta api kelas 3 –setara kelas ekonomi- menjawab : ‘karena tak ada kereta kelas 4’. Yusril pernah mengeluh bahwa gajinya sebagai menteri yang senilai 19 juta –sementara ada rakyat yang hanya makan sekali sehari- merasa dirinya di eksploitasi.</p>
<p>Terlihat jelas nama siapa yang kelak abadi, dan nama siapa yang makin tak berarti. Terlihat mana yang menggunakan pedoman ‘homo sacrares homini’ dan mana yang menggunakan ‘homo homini lupus’.</p>
<p>Mengagumkan sekaligus miris melihat kondisi negeri ini. Namun lebih miris lagi ketika melihat penduduk negeri ini tak miris melihat kondisi negerinya sendiri.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Bang Dje</title>
		<link>http://celotehbayu200687.wordpress.com/2009/05/18/euthanasia/comment-page-1/#comment-987</link>
		<dc:creator>Bang Dje</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 May 2009 08:25:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://celotehbayu200687.wordpress.com/?p=497#comment-987</guid>
		<description>Artikel yang puitis. 
Biarlah mereka ribut soal hukum euthanasia. Bagi umat Islam perkara ini sejelas matahari di siang hari....


&lt;blockquote&gt;
yoi bang. sejelas matahari di siang hari.
jangan pernah putus asa berdoa. tak akan sia2.
jangan pernah putus harapan padaNya...
karena Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Artikel yang puitis.<br />
Biarlah mereka ribut soal hukum euthanasia. Bagi umat Islam perkara ini sejelas matahari di siang hari&#8230;.</p>
<blockquote><p>
yoi bang. sejelas matahari di siang hari.<br />
jangan pernah putus asa berdoa. tak akan sia2.<br />
jangan pernah putus harapan padaNya&#8230;<br />
karena Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
