
sunyi dan cemerlang
Dan kesunyian yang sengaja ku ciptakan di dinding kamar kita, mengajakku berlari. Berkejaran dengan mimpi, lalu sembunyi. Tapi aku makin tak mengerti, arti semesta labirin airmata. Di pipimu. Maka di pintu lemari itu… di samping kaca tempatku dan dirimu mengukur waktu; ada secarik asa…
Aku tak lagi ingin berlari. Namun kadang dan seringkali, aku memilih pintu di sudut-sudut mataku. Dan kita pun bersitatap, dari pintu masingmasing. Ada gemuruh dan bising. Berpusing dalam dada, dan kata.
Sungguh, aku tak mengenalmu saat itu… kecuali bahwa engkau adalah gadis yang ayu, yang kunikahi karena agamamu…
adapun deras bulir mutiara di merah pipimu dan isak tertahan di antara gelap, memaksaku merajuk padaNya… ah…lagi-lagi aku tak mampu. sembunyikan diri dan mimpi. antara tangisku sendiri…
Namun bulir airmatamu mematahkan keegoisanku…aku tak ingin engkau melihatku menangis…namun aku juga tak bisa membiarkanmu menangisi kesunyianku…
dan belantara kesedihan yang aku takjubkan, bersicepat dengan ketakutan : ‘maka nikmat Robb-mu yang manakah yang kamu dustakan?’
Aku cuma sekedar mengingatkanmu, barangkali engkau lupa…dan akupun kadang bahkan seringkali lupa, maka ingatkanlah aku…
aku mencintaimu sayang…
[fiuh...malam yang menakjubkan...entah kapan lagi aku bisa menangis dan merasakan deras airmata karena-Nya...]




January 21, 2009 at 6:00 am |
daftar ibsn yuk di sini,, trus logonya ambil di sini,,
berbagi tak pernah rugi,,salam ibsn,,
January 22, 2009 at 3:38 pm |
Indah sekali untaian kata-katanya…
Tapi artiannya sedih bagi saya yang belum menyempurnakan separuh dien
January 23, 2009 at 4:23 am |
gk ngerti….
January 23, 2009 at 1:09 pm |
Subhanallah……semoga airmata kita selalu mengalir karena perjumpaan kita dengan Engkau…Ya ..Rab..ya Allah..dalam doa dan ridha Mu
Demikian mestinya kita memaknai air mata…jangan dikit2 nangis,cengeng…cuma karena manusia…
January 24, 2009 at 3:27 am |
brader…
ngiri saya!!
semoga cinta kalian berdua terbalut di atas sunnah.
January 24, 2009 at 5:14 am |
kadang-kala kita tidak boleh berlari juga..
kebenaran adaklanya kan terus mengejar..
kan?
January 27, 2009 at 6:35 am |
assalamu’alaykum..
akhirnya mampir sini jugak..
*terharuu*
February 3, 2009 at 6:33 pm |
Salam
Halo halo..eh gw baca replyan komen gw darimu, kok gw yang bingung ya, jd ni ttg apaan katane bukan ttg lail.