Abis baca postingan di sini.
Saat ini saya punya pekerjaan.Tapi saya tidak tahu apakah nanti saya akan tetap punya pekerjaan. Tapi yang pasti saya akan berusaha punya penghasilan untuk mencukupi kebutuhan istri dan anak-anakku kelak
Uh… terharu banget. Ga nyangka.
Agak mirip2 juga dengan kisahku
Menjadi manusia biasa.
Menjalani hal-hal biasa.
Ya…hampir tak ada yang istimewa.
Atau malah ‘biasa’ itu sendiri sudah merupakan keistimewaan.
Sepertinya menjadi biasa pada jaman sekarang ini adalah hal yang tidak biasa….
yang tak pernah merasakan kekurangan, tak akan mengerti arti berkecukupan




September 1, 2008 at 5:50 am |
nikamtilah hidup.
Allah SWT telah menetapkan rezeki pada setiap hambaNya
September 1, 2008 at 4:09 pm |
Subhanallah…
Mungkin benar bahwa manusia akan menjadi luar biasa saat bisa melepaskan dari kebiasaan-kebiasaan manusia…
Kebiasaan-kebiasaan itu adalah ingin punya ini itu, ingin kaya, ingin lebih lagi. Yang semuanya adalah contoh mereka ingin menjadi luar biasa.
Jadi selama ingin menjadi luar biasa manusia tetap seorang biasa
September 1, 2008 at 10:49 pm |
yups, sy baca cerita itu setelah dikasih linknya oleh tmn di chatingan..
setelah baca itu jadi inget sbuah proposal yg mirip dengan itu di sebuah minimagz..
pokoknya salut de…
yg jelas yakin akan kebaikan penting bgt
September 2, 2008 at 9:02 am |
Iya, sesuatu yang dah biasa akan menjadi luar biasa jika kita telah kehilangan sesuatu yg biasa itu. Manusia akan selalu merasa kekurangan jika tdk bersyukur.. Btw punya cita2 yang mulia ya..
September 2, 2008 at 9:47 am |
Assalamu’alaykum,
Kunjungan balik pak…
September 2, 2008 at 2:51 pm |
kadang kehidupan statis bikin kita merasa statis juga, tapi kalo semua itu dijalankan berdasarkan ridho Allah yah jadi bersemangat (sok tua yah?
)
ic dah link duluan tuh blog bayu ehe ^^
September 3, 2008 at 5:02 am |
Biasa, tidak biasa atau luar biasa adalah bagaimana manusia memandangnya. Buat saya yang utama adalah bersyukur atas segala nikmat Allah SWT, sakit, sehat, senang, punya, tak punya, kekurangan dan kelebihan yang hadir silih berganti adalah nkmat sekaligus ujian bagi umatNya. APakah dengan ujian itu kita semakin baik atau sebaliknya adalah bagaimana kita menyikapinya…..
September 3, 2008 at 8:13 am |
enJoy youR life hehehh..iklan banged yakh..?
syukuri dan nikmati hidup sajaH,tuHan sudah terlalu baik memberi kita anugerah,setiap hembusan nafas,sejauh mata memandang,sejauh kaki melangkah,pendengaran yang bagus,kelengkapan tubuh dan begitu banyak lagi karuniaNYA..