
Impian 12 Purnama
Mimpi itu kamu, siapa tahu
Berkelindan dengan resah dan
Kisah
Jejak malam senyap, merayap
Menata hujan sejak sore tadi
: gerimis bulan Juni
kita
Bersitatap, dari jendela masingmasing gelap
Dan ketika 12 purnama
Telah abadi
Mengekalkan sesaat, senja dan pagi
Maka benih cahaya itu
Fragmen ombak di pelabuhan kecil itu
Adalah algoritma tak sudah
Berkesah masih selaksa gundah
Seperti rangkaian pledoi malam dan matahari
Dalam bahasa embun yang tak pernah
Mengenal arti
: Aku Mencintai




August 28, 2008 at 6:01 am |
jago puisi nech…
August 29, 2008 at 3:56 am |
Keren puisinya, trus berkarya dan thx kunjungannya,
August 31, 2008 at 2:13 am |
Mimpi itu indah ya.., malam gelap, hanya terlihat purnama bersuci… Di situlah kita menemukan diri… Diri yang hanya bisa berangan, dgn perasaan galau, resah, lebih masam dari muram…
August 31, 2008 at 3:45 am |
12 Purnama?
Lama juga ya…
September 1, 2008 at 4:44 am |
wuih pada puitis ya
salam kenal bayu!!
September 1, 2008 at 3:28 pm |
salam kenal mas ^^
puisinya bagusss
September 3, 2008 at 10:24 pm |
salam kenal
singgah sebentar meraung
saya penasaran mas dengan puisinya
bagus bnget
imajinasi saya sangat jinak menangkap keliaran karya mas..
semoga kita bisa bersahabat.. berdiskusi.. cakap-cakap..salam-sala.
December 3, 2008 at 10:27 am |
mimpi itu….kamu..